by hafizh
Share
by hafizh
Share
Di era digital saat ini, layanan perbankan online semakin banyak digunakan untuk memudahkan transaksi keuangan. Namun, seiring dengan kemudahan tersebut, risiko kejahatan siber seperti penipuan online juga semakin meningkat. Oleh karena itu, penting bagi setiap nasabah untuk memahami cara melindungi diri dari ancaman tersebut. Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari penipuan online dalam perbankan.
1. Waspada terhadap Phishing
Phishing adalah metode penipuan di mana pelaku mencoba mencuri informasi pribadi dengan menyamar sebagai institusi resmi, seperti bank. Biasanya, modus ini dilakukan melalui email, pesan teks, atau panggilan telepon yang mengarahkan korban ke situs palsu.
Cara menghindari:
- Jangan pernah membagikan informasi pribadi seperti PIN atau password kepada siapa pun.
- Periksa alamat email atau situs web dengan cermat sebelum memasukkan data pribadi.
- Jika ragu, hubungi langsung pihak bank melalui saluran resmi.
2. Gunakan OTP dan Autentikasi Ganda
One-Time Password (OTP) dan autentikasi ganda adalah fitur keamanan tambahan yang membantu melindungi akun dari akses tidak sah.
Cara menghindari:
- Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) di akun perbankan Anda.
- Jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku dari bank.
3. Periksa Keamanan Situs Web
Saat melakukan transaksi online, pastikan situs yang digunakan aman dan resmi.
Cara menghindari:
- Gunakan situs dengan protokol keamanan HTTPS.
- Hindari mengakses layanan perbankan melalui jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman.
- Pastikan alamat situs bank sesuai dengan yang tertera di sumber resmi.
4. Hindari Menggunakan Password yang Lemah
Password yang lemah memudahkan peretas untuk mengakses akun perbankan Anda.
Cara menghindari:
- Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.
- Hindari menggunakan informasi pribadi seperti tanggal lahir atau nama sebagai password.
- Ganti password secara berkala untuk meningkatkan keamanan.
5. Perbarui Perangkat dan Aplikasi Secara Berkala
Perangkat lunak yang tidak diperbarui bisa menjadi celah bagi peretas untuk menyerang sistem keamanan Anda.
Cara menghindari:
- Selalu perbarui aplikasi perbankan ke versi terbaru.
- Pastikan sistem operasi dan perangkat lunak keamanan di perangkat Anda juga diperbarui.
6. Hindari Tawaran yang Terlalu Bagus untuk Dijadikan Kenyataan
Penipuan sering kali menawarkan hadiah atau investasi dengan keuntungan besar dalam waktu singkat.
Cara menghindari:
- Jangan mudah percaya dengan pesan atau telepon yang mengklaim Anda memenangkan hadiah dari bank.
- Verifikasi informasi langsung ke pihak bank sebelum mengambil tindakan.
7. Laporkan Segera Jika Terjadi Kejanggalan
Jika Anda merasa ada aktivitas mencurigakan di akun Anda, segera hubungi pihak bank.
Cara menghindari:
- Simpan nomor layanan pelanggan bank untuk memudahkan pelaporan.
- Periksa mutasi rekening secara berkala untuk mendeteksi transaksi mencurigakan lebih awal.
Kesimpulan
Keamanan dalam perbankan online adalah tanggung jawab bersama antara bank dan nasabah. Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan di atas, Anda dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan online. Selalu waspada dan jangan ragu untuk menghubungi bank jika menemui hal mencurigakan.
STAY IN THE LOOP
Subscribe to our free newsletter.
Leave A Comment
NGANJUK – Suasana hari Minggu (9/8/2026) pagi terasa sejuk. Semilir angin tipis yang berembus, menambah sejuknya udara yang terhirup. Sejuknya udara pagi itu, menjadi lecutan semangat. Terutama bagi seluruh pegawai Bank Anjuk Ladang, yang saat itu melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama-sama. Kegiatan tersebut adalah tindak lanjut dari Surat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk No: 600.4/1164/411.000/2026
NGANJUK – PT BPR Anjuk Ladang Perseroda menerima piagam penghargaan dari Ikatan Jurnalis TV Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Mojopahit – Kelompok Kerja (Pokja) Nganjuk. Piagam tersebut diserahkan bertepatan peringatan HUT ke 28 IJTI, Minggu (9/8/2026). Penyerahan penghargaan berlangsung di kantor sekretariat IJTI Nganjuk. Organisasi profesi jurnalis TV tersebut menyerahkan apresiasi kepada Bank Anjuk Ladang
NGANJUK – PT BPR Anjuk Ladang Perseroda turut serta mendukung dan menyemarakkan peringatan HUT ke 28 Ikatan Jurnalis TV Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Majapahit – Kelompok Kerja (Pokja) Nganjuk. Dukungan itu diwujudkan dalam bentuk peminjaman sejumlah tenda kerucut pada acara peringatan HUT IJTI, Minggu (2/8/2026). Tenda kerucut dengan tulisan dan logo Bank Anjuk Ladang
NGANJUK – ‘Hemat Pangkal Kaya’. Peribahasa itu masih sangat relevan hingga saat ini. Siapa yang berhemat, maka akan merasakan nikmatnya hasil ketika sudah cukup terkumpul. Dengan semangat tersebut, PT BPR Anjuk Ladang Perseroda intens mengajak masyarakat rajin menabung. Terutama bagi para siswa-siswi usia sekolah agar tidak boros dengan uang sakunya. Salah satu produk jasa keuangan
