Categories: Artikel, Berita

by hafizh

Share

Categories: Artikel, Berita

by hafizh

Share

Nganjuk – OJK telah mempersiapkan SJK dalam menghadapi transformasi digital keuangan, adapun SJK tersebut melalui:

  • Mendorong sektor jasa keuangan untuk memiliki model bisnis berbasis teknologi yang inovatif dan aman dalam melayani kebutuhan masyarakat;
  • Memiliki kemampuan untuk mengelola model bisnis berbasis digital yang prudent dan berkesinambungan;
  • Menerapkan kerangka manajemen risiko yang memadai;
  • Menjalankan perlindungan terhadap keamanan data nasabah;
  • Berkontribusi terhadap pengembangan ekosistem keuangan digital dan inklusi keuangan.

Pendekatan Utama dalam Meregulasi Produk Keuangan di Era Digital, OJK memberikan ruang yang cukup untuk pengembangan dan pengujian inovasi di sektor jasa keuangan, serta menyelaraskan bisnis proses dengan kerangka pengaturan.

Pengaturan tersebut antara lain dengan enyeimbangkan antara inovasi dan aspek perlindungan konsumen untuk menjaga kinerja pelaku usaha dalam kondisi yang baik, serta Tidak terfokus pada penggunaan jenis teknologi tertentu sehingga dapat mengikuti perkembangan pada masa yang akan datang.

Potensi Risiko terkait Transformasi Digital tentu pasti ada, maka dari itu OJK telah menerbitkan POJK terkait manajemen risiko teknologi informasi dimana sektor jasa keuangan diwajibkan memiliki kerangka strategis teknologi informasi dan disaster recovery plan.

Beberapa kebijakan yang telah dibuat dan dilakukan secara umum dalam rangka memastikan para pelaku usaha jasa keuangan melakukan aktivitas digital secara bertanggung jawab antara lain:

  • Menetapkan Cyber Security Standard melalui POJK Manajemen Risiko Teknologi Informasi (yang saat ini sudah ada pada sektor Perbankan dan Industri Keuangan Non Bank)
  • Mewajibkan kompetensi tertentu yang harus dimiliki oleh 2nd line of defense dari perusahaan itu sendiri, seperti bagian IT Auditor, Quality Assurance, hingga Manajemen Risiko
  • Penilaian Cyber Security secara reguler dan komprehensi
  • Penilaian pihak ketiga atau vendor teknologi informasi dengan pendekatan berbasis risiko
  • Pelaksanaan vulnerability assessment secara berkala dan pelaksanaan recovery exercises
  • Kewajiban memiliki Data Center dan Data Recovery Center yang berlokasi di Indonesia, kecuali telah mendapatkan persetujuan OJK untuk dapat menyimpan data tertentu tidak di Indonesia.
  • Kewajiban pembuatan perencanaan penggunaan TI sebelum pelaku usaha melakukan implementasi

STAY IN THE LOOP

Subscribe to our free newsletter.

Don’t have an account yet? Get started with a 12-day free trial

Leave A Comment

Related Posts

  • NGANJUK – Suasana hari Minggu (9/8/2026) pagi terasa sejuk. Semilir angin tipis yang berembus, menambah sejuknya udara yang terhirup. Sejuknya udara pagi itu, menjadi lecutan semangat. Terutama bagi seluruh pegawai Bank Anjuk Ladang, yang saat itu melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama-sama. Kegiatan tersebut adalah tindak lanjut dari Surat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk No: 600.4/1164/411.000/2026

  • NGANJUK – PT BPR Anjuk Ladang Perseroda menerima piagam penghargaan dari Ikatan Jurnalis TV Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Mojopahit – Kelompok Kerja (Pokja) Nganjuk. Piagam tersebut diserahkan bertepatan peringatan HUT ke 28 IJTI, Minggu (9/8/2026). Penyerahan penghargaan berlangsung di kantor sekretariat IJTI Nganjuk. Organisasi profesi jurnalis TV tersebut menyerahkan apresiasi kepada Bank Anjuk Ladang

  • NGANJUK – PT BPR Anjuk Ladang Perseroda turut serta mendukung dan menyemarakkan peringatan HUT ke 28 Ikatan Jurnalis TV Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Majapahit – Kelompok Kerja (Pokja) Nganjuk. Dukungan itu diwujudkan dalam bentuk peminjaman sejumlah tenda kerucut pada acara peringatan HUT IJTI, Minggu (2/8/2026). Tenda kerucut dengan tulisan dan logo Bank Anjuk Ladang

  • NGANJUK – ‘Hemat Pangkal Kaya’. Peribahasa itu masih sangat relevan hingga saat ini. Siapa yang berhemat, maka akan merasakan nikmatnya hasil ketika sudah cukup terkumpul. Dengan semangat tersebut, PT BPR Anjuk Ladang Perseroda intens mengajak masyarakat rajin menabung. Terutama bagi para siswa-siswi usia sekolah agar tidak boros dengan uang sakunya. Salah satu produk jasa keuangan